Persediaan Semen di Pasaran Semakin Menipis

Keberadaan pasir merk tiga roda sedang sulit ditemukan di sebagian distributor sekalipun pengecer. Kelangkaan pasir merk tertentu yang selesai familiar di masyarakat ini menyusun cara pembangunan terganggu. Seperti pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) dan proyek infrsatruktur Lainnya Hampir di seluruh toko bangunan, ketersediaan pasokan semen merk tiga roda mulai kosong.

Baca juga : harga semen 1 sak

Kepala Kantor Perdagangan (Disdag) Kawasan NTB, Hj Putu Selly Andayani mengiakan jika tabungan semen menipis. Tapi, sejak 12 September lalu, dengan cara perlahan suplai beton berbagai merk kembali mulai datang. Ada beberapa 7.500 ton pasir beraneka merk datang melalui persinggahan Lembar, Lombok Barat.

Kehadiran pasokan 7.500 ton kerikil ini finis ditunggu-tunggu oleh Konsumen Simpanan separuh 7.500 ton kerikil beraneka merk ini, dipastikan bakal refleks ludes habis terjual dalam hitungan jam. Pasalnya, masyarakat yang pecah memesan bakal spontan antri mengambil di pemasok atau pengecer. Dengan Begitu stok 7.500 ton kerikil itu automatis bakal kembali menjelmakan pasokan kembali kosong.

Menurut Selly, persediaan yang terbatas, berdampak pada kelangkaan semen di NTB, maka biaya pun ikut naik di tingkat Customer Makin Lagi saat ini pembangunan infrastruktur di NTB cukup banyak. Mulai dari proyek ketua untuk pembangunan jalan, bendungan, dan proyek gedung perkantoran serta Lainnya Belum lagi untuk kebutuhan pembangunan rumah umpan gempa bumi yang jumlah ratusan ribu, baik itu rombeng ringan, usang tengah hingga uzur berat membutuhkan beton dalam jumlah banyak.

Walau suplai beton menipis dan pasokan hampir kosong, Selly menyebut tarif jual semen di toko pengecer sedang dalam situasi aman. Seperti merk pasir Bosowa di toko pengecer bayaran jual Rp 55 ribu per zak, Tonas Rp 58 ribu per zak dan Tiga Roda biaya jual Rp 59 ribu per zak.

Setelah itu Selly menyebut, data Disdag NTB untuk suplai kerikil merk Tiga Roda hingga, Senin (16/9) mengantongi 5.500 ton. Jumlah termuat desain bongkar muat pada Selasa (10/9) lalu. Seterusnya stok batu curah menggapai 7.500 ton di bongkar muat pada Bayaran di distributor Rp 56.750 per zak, sehingga biaya jual diatas itu. Memang sempat harga batu tembus sampai Rp 80 ribu per zak,” sebutnya.

Sementara itu, untuk persediaan kerikil Bosowa hingga saat ini berhasil 6.900 zak. Dengan harga jual Rp 56 ribu per zak, seterusnya ada batu Gresik persediaan terkandung sekitar 4.250 ton.“Masyarakat tidak butuh khawatir, nanti 18 September bakal masuk tengah 7.500 ton Batu ujarnya.Sementara itu, Pimpinan PT Saka Agung Abadi Sweta, Kota Mataram Suanto Sanjaya Mengungkapkan kevakuman pasir diterima karena ada masalah pemindahan (maintenance), di pabrik beton Tiga Roda yang ada di Kalimantan.

Beton kita saat ini memang minim Meluncur makin curah. Karena curah kosong, masyarakat valid serbu yang zak Juga katanya.Untuk menentukan ketersediaan semen yang sempat langka, pihaknya menuntut amal pada distributor pusat untuk mempersingkat pengiriman beton yang sempat menipis di banyaknya wilayah di NTB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *